Jakarta, 19 Oktober 2026 — Sebanyak 37 Praja Madya Angkatan XXXV Program Studi Studi Kebijakan Publik Kelas B3 dan B4, Fakultas Politik Pemerintahan, Semester V IPDN Kampus Jakarta, menghadiri kegiatan Launching dan Kajian Buku MBG dan Prabowonomics dalam Mewujudkan Amanat Konstitusi yang diselenggarakan di Gedung Bhadawa STIK, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi Praja untuk memperluas wawasan mengenai kebijakan publik, khususnya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memahami dinamika perumusan dan pelaksanaan kebijakan dalam mewujudkan amanat konstitusi.

Rombongan berangkat dari Kampus Cilandak pada pukul 07.30 WIB menggunakan satu armada bus besar dan kembali ke kampus pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut didampingi oleh Prof. Nurliah Nurdin, M.A., Guru Besar IPDN sekaligus Dosen Pengampu Mata Kuliah Desentralisasi dan Otonomi Daerah, serta Catur Darmasari Darwis, S.STP., dari unsur Pengasuhan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua STIK, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., serta Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.E., M.E. Kegiatan juga mencakup keynote speech oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari penerbit kepada penulis serta penandatanganan kanvas oleh penulis, pemberi pengantar buku, para narasumber, dan pejabat struktural STIK.

Agenda berikutnya adalah pengantar kajian dari tiga tokoh dengan perspektif akademisi, hukum tata negara, politik, dan pengambilan kebijakan, yaitu Dr. Idrus Marham, Ir. Sari Yukisnti, M.T., dan Prof. Dr. Nurliah Nurdin, M.A. Acara kemudian dilanjutkan dengan kajian buku yang menghadirkan penulis, Notrida Mandica, Ph.D., bersama tiga pembahas, yaitu Kombes Pol. (P) Dr. Rosmita Ruatan, M.E., S.E., Dr. H. Syahganda Nainggolan, M.T., dan Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si. Rangkaian kajian dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan diskusi.

Dalam kajian tersebut, Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu pokok bahasan yang relevan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program MBG memiliki tujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi, menekan angka stunting, serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.
Pembahasan juga menyoroti dinamika persepsi publik terhadap program pada tahap awal pelaksanaannya, termasuk berbagai dukungan dan kritik. Selain tujuan program, aspek tata kelola menjadi perhatian penting, terutama dalam peningkatan integritas sumber daya manusia, penguatan pengawasan, serta pencegahan penyalahgunaan anggaran.

Dari sisi regulasi, kegiatan turut membahas landasan hukum pelaksanaan Program MBG sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Penguatan tata kelola, transparansi, pengawasan, dan keberlanjutan program lintas pemerintahan menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar pelaksanaannya dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Praja Program Studi Studi Kebijakan Publik, keikutsertaan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan diskusi mengenai kebijakan publik yang sedang dilaksanakan. Melalui beragam perspektif yang disampaikan oleh akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan, Praja diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai tantangan implementasi kebijakan, pentingnya akuntabilitas, serta peran pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Secara keseluruhan, kegiatan Launching dan Kajian Buku MBG dan Prabowonomics dalam Mewujudkan Amanat Konstitusi terlaksana dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan Praja, khususnya dalam memahami kebijakan publik, desentralisasi, dan otonomi daerah sebagai bekal dalam menjalankan tugas pemerintahan di masa mendatang.