Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengarahan Kepala Satuan Manggala IPDN kepada Praja Madya Angkatan XXXV pada Senin, 3 Agustus 2026, bertempat di Aula Zamhir Islamie IPDN Kampus Jakarta. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 10.45 WIB dan diikuti oleh seluruh Praja Madya Angkatan XXXV sebagai bagian dari pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan menjelang pelaksanaan pendidikan pada jenjang berikutnya.

Pengarahan disampaikan langsung oleh Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H., selaku Kepala Satuan Manggala IPDN, dan didampingi oleh Jammes Baster Worabay, S.STP., M.Si., selaku Kepala Tim Pengasuhan dan Ekstrakurikuler IPDN Kampus Jakarta.
Dalam arahannya, Kepala Satuan Manggala menekankan pentingnya membangun semangat persatuan di antara seluruh Praja Angkatan XXXV. Beliau mengingatkan bahwa tidak ada lagi sekat berdasarkan kampus regional maupun asal daerah. Seluruh praja merupakan satu kesatuan sebagai Praja IPDN Angkatan XXXV yang harus menjunjung tinggi kebersamaan, jiwa korsa, dan rasa saling memiliki. Ketika nantinya kembali mengikuti pendidikan di Kampus Jatinangor, setiap praja diharapkan mampu beradaptasi, meninggalkan ego kedaerahan maupun ego kampus, serta membangun sinergi dengan seluruh praja dari berbagai kampus regional.

Beliau juga mengingatkan bahwa status sebagai Praja Madya bukan sekadar kenaikan tingkat, tetapi merupakan peningkatan tanggung jawab sebagai teladan bagi adik tingkat. Praja dituntut untuk menunjukkan kedisiplinan, integritas, etika, serta kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Budaya senior dan junior harus dibangun secara sehat, humanis, serta berlandaskan pembinaan dan keteladanan, bukan melalui tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kepamongprajaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Satuan Manggala juga menyampaikan evaluasi terhadap berbagai bentuk pelanggaran disiplin yang masih terjadi di lingkungan IPDN. Beliau menegaskan bahwa seluruh pelanggaran, khususnya pelanggaran berat seperti tindakan kekerasan, akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu. Selain itu, praja diingatkan untuk menghindari pelanggaran seperti penyalahgunaan telepon genggam, merokok, perbuatan amoral, pemalakan, intimidasi, maupun tindakan lain yang mencederai kehormatan Praja IPDN.

Sebagai bagian dari penguatan pembinaan, beliau menjelaskan berbagai program yang akan terus dilaksanakan, antara lain penguatan pelaksanaan JAGALA (Jaga Manggala), pembinaan karakter melalui senior yang berlandaskan keteladanan, program peningkatan kebugaran melalui lari wajib, pelaksanaan Hari Kreasi Praja, program pembinaan bagi praja dengan berat badan berlebih (Over Weight Program), serta peningkatan kemampuan akademik melalui kegiatan penyusunan karya tulis dan jurnal ilmiah. Program-program tersebut bertujuan membentuk praja yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki kapasitas akademik, kreativitas, dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Selain itu, Kepala Satuan Manggala memberikan penekanan terhadap pentingnya menjaga kerapian, kebersihan, serta ketertiban di lingkungan wisma melalui penerapan Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUD). Menurut beliau, disiplin harus tercermin dari hal-hal sederhana, seperti kerapian ruang belajar, lemari pakaian, tempat tidur, hingga kepatuhan terhadap seluruh tata kehidupan praja.
Mengakhiri arahannya, Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H. mengajak seluruh Praja Madya Angkatan XXXV untuk menjadikan kenaikan tingkat sebagai momentum meningkatkan kualitas diri. Beliau menegaskan bahwa perjalanan di IPDN bukan semata-mata tentang menjadi yang terbaik, melainkan tentang menjaga disiplin, loyalitas, integritas, dan kehormatan dalam setiap langkah pengabdian. Keberhasilan pembinaan merupakan tanggung jawab bersama antara pengasuh dan praja, sehingga diperlukan komitmen untuk terus menjaga disiplin, memperkuat keteladanan, serta membangun satu identitas sebagai Praja IPDN.
Kegiatan pengarahan berlangsung dengan tertib, penuh perhatian, dan interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Praja Madya Angkatan XXXV semakin siap menghadapi tahapan pendidikan berikutnya, memiliki karakter kepamongprajaan yang kuat, serta mampu menjadi calon aparatur pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.